Tampilkan postingan dengan label info kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info kegiatan. Tampilkan semua postingan

Luar Biasa Ode Kampung # 3


Hari ini Sabtu, 06 Desember 2008 akhirnya saya bisa datang di acara Ode Kampung # 3 di Serang (Banten). ”Ode Kampung” (OK) merupakan kegiatan tahunan berskala nasional yang rutin digelar Rumah Dunia sejak 2006. Itu diniatkna untuk mendukung perkembangan negeri ini ke arah lebih baik dari wilayah kebudayaan. Jika di OK #1 hajatan untuk para sastrawan dan OK #2 untuk komunitas sastra, maka OK #3 komunitas literasi (umumnya dikenal sanggar baca atau taman bacaan masyarakat) mendapat ruang dan waktu untuk saling bertukar gagasan. Target utamanya adalah merekomendasikan kepada pemerintah daerah masing-masing, bahwa keberadaan gedung perpustakaan yang representatif dengan koleksi buku yang variatif dan up to date, internet gratis, ruang multifungsi ber-AC, serta beragam kegiatan yang merangsang kreativitas.
Diskusi Kecil Sesama Peserta Ode Kampung

Ada hal yang menarik yang ingin saya bagi,..pertama,..sungguh sangat luar biasa di Rumah Dunia saya bisa menikmati berselancar di dunia maya, atau dengan kata lain di Rumah Dunia memiliki Hot Spot secara gratis, "Sudah sejak dua minggu." begitulah mas Gola Gong menjawab pertanyaan saya mengenai hal itu. Hingga dengan bangga saya menulis,..tulisan ini saya kerjakan dan saya posting langsung dari Rumah Dunia,..

Bertemu 1001 Buku di Ode Kampung # 3

Hal yang luar biasa adalah setelah sekian lama mencari-cari tentang 1001 buku, kini bertemu langsung dengan komunitas 1001 buku, bahkan dengan mas Indra(ketua Yayasan 1001 buku). 1001 buku sebuah organisasi nirlaba yang mewadahi relawan dan taman bacaan anak yang dikelola komunitas. 1001buku bertujuan untuk menyediakan akses pada bacaan berkualitas bagi anak-anak yang kurang beruntung.


Nah,..di posting berikut koko akan melanjutkan info,..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Users' Comments (0)

Saya Hadir di Pesta Blogger Indonesia 2008



Hai,..
mungkin ini adalah posting pertama saya tentang catatan harian,..

Akhirnya setelah sekian lama ngeblog dan terus berkarya melalui blog, secara pribadi saya sangat bahagia karena akhirnya pada hari ini saya bisa hadir dan berkumpul dengan rekan-rekan dari seluruh Indonesia dalam sebuah Pesta yang luar biasa. Pesta Blogger Indonesia 2008, dan kegiatan ini berlangsung di Gedung BPPT 2, Jl MH Thamrin JAKARTA.

Berdasarkan info yang saya dapatkan, Pesta Blogger 2008 merupakan acara kumpul-kumpul dan temu muka para blogger berskala nasional di Indonesia.Acara ini pertama kali digelar pada 27 Oktober tahun lalu, di mana Menkominfo Muhammad Nuh menyatakan bahwa tanggal 27 Oktober resmi diperingati sebagai Hari Blogger Nasional (Hablona). Tema Pesta Blogger 2008 tahun ini adalah “Blogging for Society”. Tema ini dipilih untuk memacu semangat para blogger sehingga dapat menggunakan media blog sebagai bentuk kontribusi mereka terhadap masyarakat. Pesta Blogger diprakarsai oleh konsultan kehumasan Maverick bersama Bubu Internet, serta didukung oleh Departemen Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Pukul 05.00 pagi sudah bangun tapi bukan lantaran pesta blogger (ehm,..tetap kewajiban buat Solat),..hari ini sedikit beda dengan Sabtu minggu-minggu yang lalu,..karena jauh-jauh hari sebelum Sabtu ini menjadi mimpi untuk bisa datang dan kumpul di ajang tahunan,..

Nah Untuk posting kali ini, saya coba hadirkan foto-foto:

Pernak-pernik dari Pesta Blogger 2008

Blogger berburu foto
Suasana Auditorium BPPT dipadati blogger dari penjuru Tanah Air

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Users' Comments (1)

Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SATEK) II tahun 2008

Setelah sukses dengan acara yang pertama kali pada tahun 2007 lalu, kini kembali digelar kegiatan SATEK 2Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SATEK) II tahun 2008. SATEK II yang menjadi acuan banyak pihak untuk melihat perkembangan isu Sains dan Teknologi terkini dari para peserta ini direncanakan berlangsung di Universitas Lampung pada tanggal 17-18 November 2008. Tema Seminar kali ini adalah " Peran Sains dan Teknologi Pasca 100 Tahun Kebangkitan Nasional ".

Tahun ini peserta diharapkan terdiri dari Dosen, Mahasiswa, Lembaga & Instansi Pemerintah/Swasta maupun masyarakat.

Keynote Speakers SATEK II adalah :

  1. Dr. Ir. Bambang Sapto Pramono Sunu, M.Sc. (Deputi Bidang Perkembangan Riptek kementrian Negara dan Teknologi )
  2. Dr. Faizal Isom,M.Eng.
    (Ass. Deputi Sumber Daya Energi KDPT)
Topik Makalah
  1. Matematika, Statistika, dan Riset Operasi
  2. Teknologi dan Sistem Informasi
  3. Kimia dan Bioteknologi
  4. Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan
  5. Instrumentasi, Material, dan Geofisika
  6. Energi Terbarukan
  7. Agroindustri dan Ketahanan Pangan
  8. Teknik Pengolahan Hasil Pertanian
  9. Teknologi Industri
  10. Elektronika dan Robotik
  11. Rancang Bangun dan Rekayasa Infrastruktur
Jadwal Seminar

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Users' Comments (0)

Seminar Nasional "Bahasa dan Sastra dalam Perspektif Bidang Ilmu)

SEMINAR NASIONAL Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda ke-80 dan Purnatugas Prof. Drs. H. Soeparno "BAHASA DAN SASTRA DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF BIDANG ILMU "

Tema Seminar:
“Bahasa dan Sastra dalam Berbagai Perspektif Bidang Ilmu”

Subtema:
  • Subtema kajian bahasa :
    • Bahasa dalam Berbagai Alirannya
    • Linguistik Mikro dan Pasang Surut Kajiannya
    • Bahasa dan Permasalahannya dalam Pengajaran
    • Bahasa dalam Perspektif Ilmu Lain (psikologi, kedokteran, sosial, dsb.)
  • Subtema kajian sastra :
    • Sastra dalam Perspektif Sosial
    • Sastra dan Permasalahan Pengajarannya
    • Sastra sebagai Cermin dan Pembaharu Kebudayaan
    • Sastra dalam Perspektif Politik

    Tujuan

    • Menunjukkan peran bahasa dan sastra dilihat dari berbagai perspektif
    • Menggiatkan kembali kajian bahasa dan sastra yang komprehensif dalam multiperspektif.

    Pembicara:

    • Prof. Dr. H. Suparno (Rektor Universitas Negeri Malang)
    • Prof. Drs. H. Soeparno (Guru Besar UNY)
    • Dr. Dendy Sugono (Pusat Bahasa Jakarta)
    • Habiburrahman El-Shirazy (Penulis Novel Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Di Atas Sajadah Cinta)

    Peserta:
    Pemerhati Bahasa/Sastra, Dosen, Guru Bahasa, Sastrawan, Peneliti, Penulis, Wartawan, Mahasiswa

    Waktu dan Tempat
    Waktu : Kamis, 13 November 2008, 07.30 – 13.30 WIB
    Tempat: Auditorium UNY, Jalan Kolombo No. 1 Yogyakarta

    PEMBICARA LAINNYA:

    TOPIK BAHASA
    Prof. Drs. H. Soeparno (UNY - Yogyakarta)
    DR. Muhammad Rohmadi (UNS - Surakarta)
    Tadkiroatun Musfiroh (UNY Yogyakarta)
    Umar Solikhan (Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
    Edi Puryanto (UNJ -Jakarta)
    Fortunata Tyasrinestu. M.Si (ISI-Yogyakarta)
    Gumono (FKIP Universitas Bengkulu)
    Iqbal Nurul Azhar (Univ.Negeri Trunojoyo,Madura)
    Rosida Tiurma Manurung (Dosen MKU UK Maranatha -Bandung)
    Sudartomo Macaryus (Sarjana Wiyata - Yogyakarta)
    Asep Muhyidin, M.Pd (Univ. Sultan Ageng Tirtayasa Banten)

    TOPIK SASTRA
    Drs. Ahmadun Yosi Herfanda, M.M. (Republika)
    Drs.Asep Sambodja (Universitas Indonesia-Jakarta)
    Nurhadi, M.Hum. (UNY-Yogyakarta)
    Pujiharto, M.Hum. (FIB UGM Yogyakarta)
    Dr. Suryo Tri Saksono (Universitas Negeri Trunojoyo,Madura)
    Wiyatmi, M.Hum. (UNY Yogyakarta)
    Sukirno, M.Pd. (Univ Muh, Purworejo)
    Umilia Rokhani (ISI Yogyakarta)
    Lisetyo Ariyanti (FBS-UNESA SURABAYA)
    Kustri Sumiyardana (Balai Bahasa Jateng)
    Esti Swatika Sari (UNY Yogyakarta)
    Dwi Susanto (UNS Surakarta)
    Prakoso Bhairawa Putera (LIPI Jakarta)

    TOPIK PENGAJARAN
    Dr. Sri Pujiastuti (UNY Yogyakarta)
    Dr. Tri Budhi Sastrio, M.Si (Univ.Dr.Soetomo – Surabaya)
    Benedictus Sudiyana (Univ. Veteran Sukoharjo)
    Imam Baehaqie, S.Pd., M.Hum (UNNES - Semarang)
    Samuel Gunawan (BIPA-FS UK Petra)
    Muammar (Mhs Pascasarjana UNY Yogyakarta)
    Dra. Anneke H Tupan, M.Pd (BIPA FS-UK PETRA)
    Sri Handayani (Universitas Tidar- Magelang)
    Drs. Wagini DS (SMPN2 Pakem - Yogyakarta)


    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Words Without Borders: An Anthology of Modern Literature from the Muslim World

    Announcing the publication of and seeking submissions for:

    Words Without Borders: An Anthology of Modern Literature from the Muslim World

    Background

    In 2009 Norton Publishers, in association with the literary journal “Words Without Borders” (WWB), will release Words Without Borders: An Anthology of Modern Literature from the Muslim World. This book will feature translations of important literary contributions of the twentieth century in Arabic, Persian, Turkish, Indonesian, Dari, and Urdu. This volume, with an estimated length of 400 pages, is intended to provide students and general readers with an accessible introduction to a rich and varied literary tradition that is all too unfamiliar to most Americans. The aim is to help move the American consciousness of the Muslim world away from the terrorists and fanatics, and thus open a window into the lives of that portion of the Muslim world. Organized by language/region, the book will present samples of the major literary writing forms that have come to dominate modern literature: short story, free verse lyrics, plays, novel excerpts, and memoirs.

    WWB has invited Reza Aslan, author of No God But God: The Origins, Evolution, and Future of Islam, (Random House Trade, Jan 2006) to be guest editor of the anthology. He will be aided by a team of five sub-editors specializing in the literatures of specific languages and regions. I, John McGlynn, have been asked to serve as country editor for the section on Indonesia.

    Opinion Survey

    In the process of gathering together materials for the above publication, I would like to learn from Indonesian authors, literary critics, and other interested parties which authors they think would best represent Indonesia. If you fall into one of those categories and would like to weigh in on this matter, I hope you will take the time to fill in the questionnaire found below and return it to me.

    In weighing your choice of authors, there are a number of things of which you should be aware:

    1. Given the limited amount of space/pages that will be allotted for the Indonesia section—approximatel y 100—it is unlikely that more than 10-12 authors can be included, comprising, perhaps, 7 prose writers (with short stories, essays, or excerpts from novels of 10-12 pages each in length) and 3-5 poets, each with 3-5 poems. An excerpt from a play or two would also be considered.

    2. Because the volume editor (Reza Aslan) is using the end of the Ottoman Empire as the starting date for works to be included in the volume, country editors will not be able to consider works that were written or published prior to 1950.

    3. If possible, the country editor would like to include works spanning the last half of the 20th century period with samples of work from each decade. The country editor would also like to include both male and female authors.

    4. Thus far, the volume editor has set no restriction on the religion of the authors—i.e., that they must be Muslim. Therefore, please do not use religion as a factor when making your choices.

    Titles of works chosen for selection in the anthology may have been published in translation previously. Both authors and translators will be paid an honorarium of US$100 per 1000 words for up to 1500 words.

    Questionnaire

    1. What is your name, position, and mailing address?
    2. What Indonesian authors of short fiction do you think should be represented in An Anthology of Modern Literature from the Muslim World? Please list up to ten authors and specific titles for each author.
    3. What Indonesian poets do you think should be represented in An Anthology of Modern Literature from the Muslim World? Please list up to five poets. (You need not cite specific titles of poems.)
    4. What other authors do you think should represent Indonesia in An Anthology of Modern Literature from the Muslim World? Name up to three. Your choice may include dramatists, essayists, and writers of memoirs.

    After you have filled out this questionnaire, please return it to John McGlynn by email to john_mcglynn@ lontar.org or by post to Jl. Danau Laut Tawar No. 53, Pejompongan, Jakarta 10210. All persons who complete the questionnaire and return it to John will receive a voucher for the purchase of books from the Lontar Foundation.

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Pesta Iptek 2008

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Simbol Kejayaan Islam (terkini)

    MASJID umumnya hanya di kenal sebagai tempat beribadah umat muslim. Namun sebenarnya dahulu Rasulullah dan generasi setelahnya menjadikan masjid sebagai pusat segala kegiatan mulai dari aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran. Masjid memiliki tipologi bangunan yang khas yang kadang disesuaikan dengan kondisi dari lingkungan masjid tersebut. Umumnya masyarakat mengenal masjid sebagai bangunan berkubah ataupun memiliki menara. Kubah masjid umumnya terbuat dari marmer, beton ataupun besi baja, jarang sekali yang menggunakan bahan emas sebagai kubahnya.

    Setidaknya ada 4 masjid yang memiliki kubah emas, dan salah satunya ada di Indonesia.

    1.Masjid Jame’ Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei

    Masjid yang merupakan bagian dari kompleks Istana Bolkiah didirikan

    pada pertengahan tahun 1980-an untuk memperingati 25 tahun Sultan Hassanal Bolkiah berkuasa. Masjid ini memiliki 29 kubah yang terbuat dari emas murni 24 karat. Bangunan yang terletak di tengah taman yang asri ini mempunyai luas hampir 2 hektar lebih. Keseluruhan kawasan masjid ini dipagari dengan kisi-kisi besi dengan panjang kira-kira 1.082 km. Terdapat lima pintu masuk ke lokasi ini, disamping dua pintu khusus untuk keluarga kerajaan dan tamu negara.

    Masjid ini memiliki 4 menara yang masing-masing tingginya 189 kaki, dimana ada sekitar 297 anak tangga pada setiap menara tersebut. Melalui menara ini, pengunjung bisa melihat pemandangan sekitar masjid dan juga pemandangan Bandar Seri Begawan dan Kampong Ayer.

    Gambar di ambil dari : http://www.religious-affairs.gov.bn/

    2. Masjid Al-Askari di Samarra, Irak

    Masjid Al-Askari merupakan masjid syiah yang di bangun pada tahun 944 M. Masjid ini terletak di kota Samarra, Irak. Namun sayangnya masjid ini hancur pada bulan Februari 2006 akibat tidak langung dari invasi Amerika Serikat ke Irak.

    Gambar di ambil dari : http://news.bbc.co.uk/

    3. Masjid Qubbah As Sakhrah / Dome of the Rock di Yerusalem, Palestina

    Masjid Qubbah As Sakhrah atau di kenal dengan Dome of the Rock dibangun pada sekitar tahun 690M oleh Abdul Malik bin Marwan yang merupakan salah satu raja dalam bani Umayah dan kemudian diikuti dengan pembangunan Masjidil Aqsha yang selesai pada tahun 710M. Masjid ini dahulu-mungkin juga sampai sekarang- di anggap sebagai masjid Al Aqsha. Klarifikasi hal ini dapat di lihat pada blog Harry Sufehmi. Sebagian orang juga menganggap bangunan ini bukanlah masjid melainkan hanya tumpukan batu besar.

    Gambar di ambil dari : http://haqaonline.lightuponlight.com/

    4. Masjid Dian Al Mahri di Depok, Indonesia
    Masjid dengan kubah emas yang terbaru adalah Masjid Dian Al Mahri yang letaknya di Depok, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Depok. Masjid ini mulai di bangun pada tahun 1999, dan di resmikan pada bulan April tahun 2006. Masjid ini merupakan milik pribadi dari Hajjah (Hj) Dian Djurian Maimun Al-Rasyid,seorang pengusaha dari Serang, Banten dan pemilik Islamic Center Yayasan Dian Al-Mahri.

    Masjid ini luas bangunannya mencapai 8.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 70 hektare. Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk, untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya adalah gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen.

    Halaman dalam berukuran 45 x 57 meter dan mampu menampung 8.000 jemaah. Enam menara (minaret) berbentuk segi enam, yang melambangkan rukun iman, menjulang setinggi 40 meter. Keenam menara itu dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncaknya terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat. Sedangkan kubahnya mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India. Lima kubah melambangkan rukun Islam, seluruhnya dibalut mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya diimpor dari Italia.

    Pada bagian interiornya, ada pilar-pilar kokoh yang menjulang tinggi guna menciptakan skala ruang yang agung. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang pengerjaannya digarap ahli dari Italia.

    Di sekitar masjid dibuat taman dengan penataan yang apik dan detail. Selain taman, juga dibangun rumah tinggal sang pendiri masjid dan gedung serbaguna yang menjadi tempat istirahat para pengunjung .Sedangkan untuk parkir, disiapkan lahan seluas 7.000 meter persegi yang mampu menampung kendaraan 300 bus atau 1.400 kendaraan kecil.

    Untuk mencapai lokasi ini cukup mudah, dapat digunakan angkutan umum dari terminal depok (nomor 03) yang menuju parung bingung. Dari sini bisa menggunakan ojek menuju jalan Meruyung.(*?berbagai sumber)

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Stan Pesta Buku Jakarta

    Ini dia panduan sebelum berlibur dan menikmati acara di pesta buku Jakarta 2008,
    atau bisa juga lihat DISINI


    Agro Media Pustaka
    Stand: 2-5, 34, 136-140, 123-126, 128-131, 143
    Bintaro Sektor IX,Jl. Rajawali IV Blok HD-X Tangerang 15226
    7451466 - 74869992,4"

    Penerbit Pena
    Stand: 6, 7, 41, 12, 13, 89, 88, 87
    Jl. Cempaka Putih Tengah XVIII/12 Cempaka Putih - Jakarta Pusat 10510 4240328, 4255953

    Kompas Gramedia Group(Synergi)
    Stand: 8 - 11

    Pustaka Al Kautsar
    Stand: 20,30,32, 73-75"
    Jl. Cipinang Muara Raya No.63 RT14/2 - Jakarta Timur
    8507590 85912403

    Penebar Swadaya Puspa Swara - Trubus
    Stand: 23-26, 69-71
    Niaga Swadaya, PT, Jl.Gunung Sahari III No.7 Jakarta Pusat
    4204402 - 4214821

    Gema Insani
    Stand: 42-45
    Jl. Ir.H.Djuanda (Jl.Baru) - Depok 16418 7708891-2 7708894

    Gaya Favorit Press
    Stand: 46, 48, 49"
    Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B32-33 - Jakarta Selatan 12910
    5209370, 5253816

    MQS Publishing
    Stand: 51, 106, 118
    Jl. Padaringan 39A KPAD Geger Kalong Bandung 40153
    022 2003235 - 2005494

    Penerbit Andi
    Stand: 53, F2B
    Jl.Beo 38-40 Yogyakarta; Jl.Pilar Raya No.67 Kedoya - Jakarta Barat
    5842188 - 5802816

    LKIS
    Stand: 56
    Jl. Tanah baru RT3/2 No.68 Kampung Poncol - Depok 16426 - 77204269

    Toko/PT Gunung AgungTbk
    Stand:62-65
    Jl.Kwitang No.6 - Jakarta Pusat 10420
    3906563, 3140385

    Zahra Publishing
    Stand:67, 68, 99, 100, 101
    Jl.Batu Ampar III No.14 Condet RT.6/3 - Jakarta Timur 13520
    8092269 80871671

    Tiga Serangkai
    Stand:76-77, 80-81,90-91
    Jl. Dr.Supomo 23, Solo 57141
    0271 714344 0271 713607

    Balai Pustaka
    Stand:103, 105
    Jl.Gunung Sahari Raya No.4 - Jakarta Pusat 3451616 3841714

    TB Karisma
    Stand: 115-117
    Gd.Karisma, Jl.Moh.Toha No.2 Pondok Cabe - Ciputat 15418
    7444555 7411084

    Kepustakaan Populer Gramedia
    Stand: 127
    Jl.Permata Hijau Raya Blok A No.18 - Jakarta 12270 5309293, 5309170

    PT Bhuana Ilmu Populer
    Stand:141,142,147,148 Jl. Kebahagiaan 11-11A - Jakarta 11140
    2601234 Ext.4441 6340757

    The Jakarta Post
    Stand: 149

    Elex Media Komputindo
    Stand:153-155,160,161 Gd.Kompas Lt.6, Jl.Palmerah Selatan 22-28 - Jakarta 10270 " 53696573

    Gramedia Pustaka Utama
    Stand:156-158,162,163 Jl.Palmerah Barat 33-37 Lt.2 - Jakarta 10270 53677834 ext.3253

    Dioma Malang
    Stand: F2A

    Propertime
    Stand: F4

    Graha Meta
    Stand: F5, F6
    Ruko Batuceper Permai Blok U No.11 Tangerang 5586837 5586829

    Effhar & Dahara Prize
    Stand: F7
    Gandaria Ut. Keb.Baru - Jakarta Selatan
    021 7224676

    Etno Book
    Stand: F8A-F8C
    Jl. Gatot Subroto Kav.72 Hanggar Teras Pancoran - Jakarta Selatan 12780 7991033,6 /79184229


    Penerbit Mizan
    Stand: 1, 14,15, 95-98,
    Jl.Cisaranten Cinambo 135 Ujung Berung - Bandung
    021 7661724, 022 7815500

    Irsyad Baitus Salam
    Stand: 82, 86, 16, 21, 27, 79, 66, 114"
    Komp. Sukamenak Indah I-49 Bandung
    78893223, 022 5421110

    Bumi Aksara Group
    Stand:17-18, 19,29,83-84"
    Jl.Sawo Raya No.18 Rawamangun - Jakarta Timur 13220
    4717049, 4700988

    Java Books
    Stand: 22, 28, 72, 92-94
    Jl. Rawa Gelam IV No.9 Kaw.Ind. Pulo Gadung, Jakarta Timur" 46821088 4610206

    PT Sygma Examedia Arkaleema - Syaamil Cipta Media
    Stand: 31, 78, 35, 85, 40, Jl.Kejaksaan No.20 Pd.Bambu Duren Sawit - Jakarta Timur
    021 8612656 - 86607020

    Penerbit Erlangga
    Stand: 33, 36-39
    Jl.H.Baping Raya No.100 Ciracas Ps.Rebo - Jakarta Timur 17340
    8717006 8708660

    Widyadara
    Stand: 102, 104, 47
    Menara BDN Lt. 24. Jln. Thamrin No.5 JakartaPusat
    2300709 2302559

    Penerbit Jabal
    Stand: 50, 52, 110, 112
    Jl.Moh.Damin No.16 Rt.1/14 Cipadung, cibiru - Bandung 40614
    02270748435- 0227835379

    Yayasan Obor Indonesia Stand: 54
    Jl.Plaju No.10 - Jakarta Pusat
    31926978, 31924488

    EGC- Arcan
    Stand: 55
    Jl.Sunter Agung Timur 4 Blok O/1 No.39 Sunter Agung Podomoro - Jakarta 14350
    65306283, 65306712

    Kesaint Blanc
    Stand: 7
    Jl. Narogong Raya Km.6,8 Gg.Lentong No.9 Rawalumbu - Bekasi Timur 17116
    8207554, 5

    Salemba Empat
    Stand: 58-61
    Grand Wijaya Center Blok D No.7, Jl.Wijaya 2 Keb.Baru - Jakarta 12160
    7210238 7210207

    Maghfirah
    Stand:107, 108
    Jl. Taruna (ayahanda) No.52 Pondok Bambu, Duren Sawit-Jakarta 13430
    8616379 8616379

    Rajawali Press
    Stand:109, 111, 113
    Jl.Perlepah Hijau IV TN 1 No.14-15 Kelapa Gading - Jakarta Utara 4520951 4529409

    Penerbit Serambi
    Stand: 119-122
    Jl.Kemang Timur Raya No.16 - Jakarta Selatan 12730


    PT.Gramedia Asri Media
    (PPS)

    Stand:132,133

    PT.Gramedia AsriMedia, (Import)
    Stand: 134,135

    Gramedia Majalah
    Stand: 144,145,150,151

    Grasindo
    Stand: 146,152
    Jl. Palmerah Selatan 22 - Jakarta 10270
    548 3008, 548 0888

    InfoKomputer - Prima Infosarana
    Stand: 159
    Jl. Palmerah Selatan No.12A - Jakarta Barat
    5483008 Ext.3705, 3706

    Penerbit Kompas BukuStand: 164
    Jl.Palmerah Barat 26-28 - Jakarta 10270
    5347710 ext.5604 5485557

    Haula Toys
    Stand: F1A, F1B
    Jl. Bekasi Timur IX / 3E Rawabunga Jatinegara Jakarta Timur 85913302, 3 /85913302, 3

    Lontar, Publishing
    Stand: F8D
    Jl.Danau Laut Tawar 53 Pejompongan - Jakarta Pusat
    5746880 5720353

    Jurnal Perempuan
    Stand: F10C
    Jl.Tebet Barat VIII No.27 - Jakarta Selatan 12810 83702005

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    7 Keajaiban Duni, Ayo Pilih Indonesia

    Ayo dukung Indonesia!

    Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia.

    Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:

    1. Komodo National Park
    2. Krakatau, Volcanic Island
    3. Lake Toba

    Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir 2008!

    VOTE for INDONESIA: http://www.new7wonders.com/ atau: http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking/

    Catatan:

    Indonesia mu ngkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia. (sedihT_T).

    Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.

    Karena itu, ayo bantu sebarkan informasi dan ajakan ini!

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    HARI BUKU SEDUNIA 2008


    Rangkaian Acara

    Tema : Reformasi Perbukuan untuk Peradaban dan Daya Saing Bangsa


    Kamis, 5 Juni 2008
    Tema Hari 1 - Buku : Pilar Peradaban Bangsa
    09.00 – 09.45 PEMBUKAAN
    - Tarian tradisional Betawi (Nandak Ganjen)
    - Laporan panitia penyelenggara
    - Sambutan sekaligus membuka acara secara resmi diiringi Rampak Bedug Cisauk
    - Peninjauan pameran diiringi Rampak Bedug Cisauk
    MC: Happy Salma
    09.45 - 11.45 Diskusi dengan tema "Reformasi Perbukuan"
    Pembicara:
    Dodi Nandika - Sekretaris Jenderal Depdiknas
    Setia Dharma Madjid – Ketua Umum IKAPI
    Fira Basuki – Penulis
    Moderator: Andari Karina Anum (Wartawan Majalah Tempo)
    13.00 - 13.30 1. Pertunjukan Seni
    2. Tour the Library (SD/MI)
    14.00 - 16.00 Putar film “Freedom Writers” dan lomba resensi film

    Jumat, 6 Juni 2008
    Tema Hari 2 - Dari Pendidikan Ke INDONESIA PINTAR
    10.00 – 11.00 Tour the library (SMP/MTs)
    13.30 – 15.30 Diskusi buku dan film “Lost in Love”
    Pembicara : Rachmania Arunita (Penulis buku sekaligus sutradara film)
    16.00 - 17.00 Diskusi "Bagaimana Cara untuk Tidak Menjadi Bangsa yang Rabun Membaca dan Pincang Mengarang"
    Pembicara: Taufik Ismail
    Moderator: Firman Venayaksa

    Sabtu, 7 Juni 2008
    Tema Hari 3 - Komunitas Buku untuk INDONESIA CERDAS
    10.00 – 12.00 Diskusi buku ”Tembang Cinta dari Pesantren”, dilanjutkan dengan lomba resensi buku
    Pembicara : Dodo Widarda (Maxime Book)
    Moderator : Aris Suwartono (Konfirmasi)
    10.00 - 11.00 Tour the library (Pesantren)
    13.00 - 14.00 Diskusi dengan tema ”Membangun Taman Baca”
    Pembicara :
    - Yessy Gusman (Taman Bacaan Anak Yayasan Bunda Yessy)
    - Kiswanti (Warung Baca Lebak Wangi)
    - Soimah (Taman Baca Mutiara Ilmu)
    Moderator: Ganda Purnama (Perahu Baca)
    14.30 - 15.00 Pertunjukan Seni "Bon Odori"
    15.00 - 17.00 Putar film “Monalisa Smile” dan lomba resensi film

    Minggu, 8 Juni 2008
    Tema Hari 4 - Dunia Lisan menjunjung BANGSA
    10.00 – 12.00 Diskusi dengan tema ”Bercerita pada Anak-Anak”
    Pembicara :
    - Komunitas Reading Bugs
    - Dewi Hughes
    Moderator : Rito Triumbarto
    13.00 - 14.00 Tour the library (Komunitas Home Schooling/Sekolah Alam)
    12.30 - 14.00 Diskusi "Guiding-Workshop Menjadi Guide"
    Pembicara: Komunitas Britzone English Speaking Club
    13.00 - 14.00 Pertunjukan Seni Tradisional
    14.00 - 16.00 Putar film “Dangerous Mind” dan lomba resensi film
    16.00 - 16.30 PENUTUPAN

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Temu Sastrawan Indonesia (TSI) 2008

    Oleh: Sudaryono

    Ada beberapa agenda penting yang perlu kita perhatikan terkait Temu Sastrawan Indonesia (TSI) 2008 di Jambi. Agenda itu secara fundamental berkaitan dengan beberapa persoalan
    yang mendesak dicarikan solusinya. Rumah tangga sastra Indonesia yang dihuni oleh sastrawan (penyair, cerpenis, novelis, penulis skenario), kritisi, media, dan masyarakat pembaca memberikan gambaran sebagai ekologi yang tidak sehat.

    Artinya, masing-masing ranah sastra (kreator, kritisi, media, dan masyarakat pembaca) terkesan berjalan sendiri-sendiri dan terpisah oleh adanya jurang yang membatasi kebersamaan dan saling pengertian. Bahkan, ‘bentrok’ dan perselisihan paham di antara mereka melahirkan kegelisahan tersendiri. Ingatlah perseteruan antarkomunitas sastra akhir-akhir ini, polemik yang melibatkan media massa, langkanya kritikus yang peduli terhadap perkembangan sastra, dan minimnya apresiasi masyarakat terhadap perkembangan sastra. Tidak sehatnya
    ekologi sastra Indonesia merupakan pekerjaan rumah yang harus dijadikan wacana penting dalam mengurus rumah tangga sastra Indonesia mutakhir.

    Dalam perkembangan sastra pernah muncul humanisme universal, sastra kontekstual, sastra (dominasi) pusat, sastra pedalaman, sastra dekaden, sastra independen, sastra arus bawah dan seterusnya dan seterusnya. Hal ini wajar lantaran sastrawan memiliki progres, visi dan misi dalam berkarya. Hal yang tidak wajar apabila perbedaan pandangan/aliran/isme dll memunculkan konflik berkepanjangan. TSI 2008 mewadahi dan menyediakan fasilitas untuk membangun rumah tangga sastra Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman, kedinamisan, dan keharmonisan sehingga tercipta ekologi sastra Indonesia yang kondusif.

    Keberagaman corak budaya daerah perlu diberikan ruang yang leluasa untuk dieksplorasi dalam penciptaan sastra dan diangkat di atas panggung wacana dalam iklim yang demokratis.
    Karya sastra yang digali dari tradisi subkultur yang ada di Indonesia akan memberikan rona keberagaman yang manunggal dalam keindonesiaan (“Bhineka Tunggal Ika”). Keberagaman
    warna lokal saat globalisasi sekarang ini menjadi penting sebab dengan keberagaman itu pula identitas lokal terwadahi.

    Dengan tampilnya identitas lokal yang beragam maka sastra Indonesia mutakhir akan memberikan tawaran-tawaran tematis dan capaian estetis yang menyemarakkan denyut kehidupan sastra Indonesia. Identitas keindonesiaan dapat dibangun berdasarkan kekayaan tradisi lokal yang ada di Indonesia.

    Selain keberagaman, anggota rumah tangga sastra Indonesia (sastrawan, kritikus, media, dan masyarakat) masing-masing perlu memiliki kedinamisan yang mandiri. Kedinamisan dan
    kemandirian ini memiliki arti penting ketika, misalnya, ada sebagian sastrawan yang ‘ditelikung’, diintimidasi, dikekang kebebasan kreatifnya, dipinggirkan oleh pihak-pihak lain
    (pemerintah, pimpinan redaktur koran, organisasi tertentu, pemilik media) memiliki kekuatan advokasi dan pembelaan secara adil dan berimbang. Kedinamisan dan kemandirian anggota rumah tangga sastra Indonesia akan memberikan iklim kondusif kedinamisan kehidupan sastra secara demokratis dan jauh dari sikap-sikap otoriter yang kelewat batas.

    Muncul gagasan, mungkin para sastrawan bersatu dalam suatu wadah seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Aliansi Jurnalistik Independent (AJI), Ikatan Keluarga Pengarang Indonesia (IKAPI) yang memiliki keharmonisan? Dengan keharmonisan dimungkinkan sastrawan Indonesia memiliki bargaining power dan bargaining position yang lebih baik.

    Mungkin para sastrawan perlu melakukan kongres untuk membicarakan “wadah” dan sekaligus menuntaskan ketidakharmonisan. Dalam kaitan ini, melalui temu sastrawan Indonesia yang dihadiri oleh para pelaku sastra (kreator, kritisi, media, dan masyarakat pembaca) minimal dapat disepakati perlunya agenda forum sastrawan secara kontinyu.

    Ekologi sastra tidak sehat, antara lain disebabkan tidak berfungsinya kritik sastra. Realitas menunjukan bahwa kuantitas penerbitan karya sastra tidak diiringi oleh kinerja kritik sastra. Kritik sastra hadir dalam bentuk catatan pengantar atau catatan penutup sebuah buku sastra.

    Sepeninggal H.B. Jassin kinerja kritik sastra belum menampilkan hasil maksimal. Dalam hubungannya dengan minimnya kritikus sastra, dipandang perlu melaksanakan workshop penulisan esai/kritik sastra yang diikuti penulis muda berbakat, guru, mahasiswa yang telah biasa menulis di media massa.

    Rendahnya apresiasi masyarakat terhadap karya sastra perlu dijembatani melalui Panggung Apresiasi, Pameran, dan Bazzar. Panggung Apresiasi, Pameran, dan Bazzar dapat menampilkan
    atraksi keberagaman, kemandirian, kedinamisan dan keharmonisan sastra Indonesia dalam paket performance.

    Dalam garis besarnya agenda Temu Sastrawan Indonesia 2008 di Jambi direncanakan sebagai berikut:

    (1) Kongres Sastrawan: membicarakan (a) kemungkinan dibentuknya wadah atau forum bersama (sastrawan, kritikus, media, penerbit, apresiator); (b) pemetaan capaian estetik
    sastra Indonesia, (c) keberagaman genre, gaya ungkap, dan kreativitas, dan (d) regenerasi sastrawan.

    Peserta kongres: Sastrawan (3 generasi), Kritikus, media massa, penerbit, dan undangan khusus. Kongres ini direncanakan 2 hari.

    (2) Workshop penulisan esai/kritik sastra: memfasilitasi para penulis muda berbakat, guru sastra, dan mahasiswa untuk mampu menulis kritik/esai sastra. Peserta berkisar 20-30
    orang. Waktu whorshop di hari ketiga.

    (3) Panggung Apresiasi: menampilkan sastrawan undangan khusus (penyair dan cerpenis Indonesia terpilih), menampilkan keberagaman seni di setiap kota/kabupaten dalam provinsi
    Jambi, dan sanggar-sanggar seni di kota jambi. Selain itu, memberi ruang bagi olah kreativitas sastrawan kota lain (Padang, Riau, dll) yang dibatasi jumlahnya. Panggung Apresiasi ini digelar selama tiga hari di tempat yang representatif.

    (4) Wisata Budaya: wisata budaya ini dimaksudkan untuk memberikan sajian keberagaman yang dimiliki Provinsi Jambi kepada peserta. Mereka misalnya diajak ke situs Candi Muaro
    Jambi, Pusat batik/kerajinan, kawasan batanghari, Museum, Monumen, dsb. Waktu wisata budaya disesuaikan situasi.

    (5) Penerbitan Buku Antologi: menerbitkan 2 buku, yakni: (1) Puisi, cerpen, dan esai sastrawan Indonesia yang dipilih berdasarkan seleksi dan (2) buku puisi sastrawan muda
    Sumatera. Buku-buku ini dijadikan cenderamata bagi seluruh peserta Temu Sastrawan Indonesia.

    (6) Pameran dan Bazaar. Pameran dan bazaar ini dimaksudkan untuk menampilkan keberagaman karya sastra didukung oleh penerbit-penerbit buku di Indonesia.

    Pelaksana Temu Sastrawan Indonesia 2008 di Jambi adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi dan didukung oleh Pemerintas Daerah, dan instansi terkait lainnya yang dalam
    pelaksanaannya dibentuk panitia (berasal dari komunitas sastrawan/ seniman/budayawan/ akademisi).

    Pelaksanaan Temu Sastrawan Indonesia direncanakan selama 3 (tiga) hari pada minggu pertama Juli 2008. Temu Sastrawan Indonesia 2008 bertema “KEBERAGAMAN, KEDINAMISAN, DAN KEHARMONISAN EKOLOGI SASTRA INDONESIA”.dengan sub-sub tema berikut:

    1) Membangun rumah tangga sastra Indonesia yang mandiri dan harmonis dalam satu forum bersama sastrawan Indonesia;
    2) Sastra, sastrawan, dan keberagaman dalam ekspresi dan apresiasi;
    3) Regenerasi sastrawan;
    4) Menata hubungan sinergis antara sastrawan, kritikus, media massa, penerbit, dan masyarakat.

    Demikianlah, gambaran global Temu Sastrawan Indonesia 2008 di Jambi. Mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih.

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Program Hibah Penulisan Buku Teks Tahun 2008

    Nomor

    Nomor : 025/D3/LL/2008 30 Januari 2008

    Lamp. :

    Hal. : Program Hibah Penulisan Buku Teks Tahun 2008


    Kepada Yth.

    1. Rektor/Direktur/Ketua Perguruan Tinggi

    2. Koordinator Kopertis I s.d. XII

    di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

    Dalam rangka menindaklanjuti hasil-hasil penelitian di lingkungan perguruan tinggi, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) pada tahun 2008 ini kembali membuka kesempatan bagi para dosen untuk mengikuti program hibah penulisan buku teks dengan persyaratan sebagai berikut:

    1. Mengirimkan 1 (satu) salinan naskah buku teks dari hasil penelitian yang sudah siap 100% sekurang-kurangnya 200 halaman beserta softcopy (disket/CD);

    2. Mengirimkan Biodata;

    3. Mengirimkan Surat Pernyataan Penulis yang menyatakan: naskah belum pernah diterbitkan dan bebas plagiarisme, belum pernah mendapatkan hibah dana yang bersumber dari Ditjen Dikti, dan disahkan oleh Rektor/Ketua/Direktur/Dekan/ Ketua Lembaga Penelitian

    Persyaratan lebih lengkap dapat di baca pada Panduan Pengajuan Usulan Program Penulisan Buku Teks Perguruan Tinggi (terlampir), dan juga dapat diunduh di www.dp2m-dikti.net

    Naskah yang terpilih selain mendapatkan hibah juga akan diberikan pendampingan pakar untuk penyempurnaan naskah buku teks masing-masing. Pakar berperan sebagai ”pembaca pertama” naskah buku dan bersama-sama dengan penulis akan dipertemukan dalam sebuah lokakarya penulisan buku teks. Selain naskah buku dinyatakan memenuhi norma-norma akademik, kepada penulis diharapkan dapat menawarkan kepada penerbit dan memberikan laporan kepada DP2M apabila naskah buku berhasil diterbitkan.

    Kami sangat berterima kasih apabila pimpinan perguruan tinggi dan kopertis, berkenan dapat menyebarluaskan informasi ini kepada dosen di lingkungan masing-masing. Perlu kami sampaikan bahwa surat pernyataan dan naskah buku dapat dikirimkan ke Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Dikti, Depdiknas, Gedung Dikti Lt. 4, Jl. Pintu Satu Senayan Jakarta Pusat, Faks. (021) 57946042, Telp. (021) 70322640 selambat-lambatnya tanggal 30 April 2008.

    Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih,


    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Bulan Film Nasional 2008 “Sejarah adalah Sekarang”


    Kineforum
    & Dewan Kesenian Jakarta
    mempersembahkan

    Bulan Film Nasional 2008 “Sejarah adalah Sekarang”

    Lokasi:
    Kineforum Studio 1 TIM 21
    Galeri Cipta 3
    Taman Ismail Marzuki, Cikini,
    Jakarta
    Pusat




    A. Pemutaran Film -Kineforum 1 – 31 Maret 2008

    I. Retrospektif Lintas Dekade Karya Pekerja Film: Suzanna
    Pada tahun ini, kineforum menampilkan aktris Suzanna yang telah menghasilkan film dari berbagai genre yang sangat berbeda sejak tahun 1950-an sampai 1990-an dan mendapatkan berbagai penghargaan.
    Film yang akan diputarkan :
    a). Darah dan Doa
    b). Asrama Dara
    c). Sundel Bolong
    d). Nyi Blorong
    e). Samson dan Delilah
    f). Bernafas dalam Lumpur
    g). Sangkuriang

    II. Lintasan Waktu dalam Film – Jogja on My Mind
    Citra Jogja yang ditampilkan oleh film Indonesia berubah dari waktu ke waktu.
    Film yang akan diputarkan:
    a). Enam Djam di Djogdja
    b). Cintaku di Kampus Biru
    c). Fourcolours: Dari dan tentang Jogja
    d). Anne Van Jogja
    e). Daun di Atas Bantal

    III. Perempuan, Cinta dan Perkawinan Persoalan perempuan, cinta dan perkawinan adalah tema film yang tak lekang oleh waktu. Melalui program ini kita akan melihat perbedaan tema ini dari zaman ke zaman.
    Film yang akan diputar :
    a). Tiga Dara
    b). Badai Pasti Berlalu
    c). Boneka dari Indiana
    d). Berbagi Suami
    e). Get Married
    f). Raya Maya Daya (Nan T Achnas)
    g). The Big Day (Keke Harun)

    IV. UNCENSORED Film-film Indonesia dalam versi pra sensor diputar di sini untuk melihat kembali perkembangan acuan institusi kontrol kreativitas ini. Dalam forum ini, pemutaran berfungsi sebagai pijakan diskusi untuk membahas bagaimana cara kontrol yang lebih efektif dan demokratis dalam kondisi masyarakat Indonesia yang sekarang.

    Film yang akan diputar :
    a). 3 Hari Untuk Selamanya
    b). Perempuan Punya Cerita
    c). Bad Wolves
    d). Student Movement

    B. Peluncuran Buku Katalog Film Indonesia 2008 (J.B Kristanto) – Teater Kecil 30 Maret 2008, pukul 13.00 WIB
    Peluncuran buku Katalog Film Indonesia yang dikerjakan oleh JB Kristanto dkk. KFI 2008 terbit dalam format baru edisi tahunan. Buku Katalog Film Indonesia tahun ini akan diterbitkan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

    C. Pameran Sejarah Bioskop – Galeri Cipta III 14-31 Maret 2008, pukul 13.00 – 21.00 WIB
    Pameran akan menampilkan foto-foto bioskop berikut cuplikan informasi tentang perkembangan bioskop di Indonesia. Salah satu tempat paling penting bagi film untuk menemui khalayaknya
    adalah melalui bioskop menggunakan slide show yang akan diputar setiap harinya.

    D. Diskusi Musik Film & Mini Konser Soundtrack Film Nasional* – Teater Kecil 30 Maret 2008
    Diskusi yang akan membahas musik film yang kemudian akan dilanjutkan dengan mini konser.
    * dalam konfirmasi


    Untuk informasi selanjutnya silahkan menghubungi:

    Kineforum Dewan Kesenian Jakarta
    Publikasi: Petrus D Sitepu – 0818 067 662 82 / 980 67597
    Taman Ismail Marzuki
    Jl. Cikini Raya No. 73
    Jakarta 10330
    Telepon: (021) 316 2780/398 99 634
    Fax: (021) 319 246 16
    E-mail: kineforumdkj@ yahoo.co. id
    www.kineforum. wordpress.com / www.dkj.or.id

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional VII tahun 2008

    Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) VII Tahun 2008

    Kerjasama Antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah

    Perkemahan Ilmiah Remaja (PIR) merupakan suatu bentuk kegiatan pembinaan generasi muda, berupa kegiatan ilmiah di lapangan terbuka yang berorientasi pada penelitian yang mencakup bidang ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, dan ilmu pengetahuan teknik (teknik rekayasa)
    Dalam kegiatan PIRN ini, remaja secara langsung dibimbing dalam pelaksanaan penelitian secara metodologis dan diarahkan untuk menanamkan sikap dan perilaku scientific minded, scientific curiosity, dan scientific approach.


    Waktu dan Lokasi PIRN VII
    Tanggal 21 s.d. 26 April 2008 di Pondok Pesantren Jawaahirul Hikmah, Tulungagung, Jawa Timur


    Peserta
    250 peserta dari seluruh SMP-SMA di Indonesia

    Pendaftaran preserta mulai tanggal 3- 27 Maret 2008


    Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Pelaksana

    Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan IPTEK LIPI Sasana Widya
    Sarwono Lt.V Jl. Jend. Gatot Subroto 10
    Jakarta Selatan 12710(021)5225711 Pes 274

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Public Lecture

    Public Lecture: Islam dan Politik di Indonesia Menjelang Pemilu 2009


    PMB LIPI bekerja sama dengan Mizan, Mengundang Bapak/Ibu/Sdr./i menghadiri:

    PUBLIC LECTURE: ISLAM DAN POLITIK DI INDONESIA MENJELANG PEMILU 2009

    • Prof. Greg Fealy (Peneliti Bidang Kajian Asia Tenggara di Australia National University, Canberra)

    Pembahas:

    • Yudi Latif, Ph. D. (Direktur Eksekutif Reform Institute)

    Moderator:

    • Putut Widjanarko, Ph.D. (Vice President Mizan)

    • Rabu, 6 Februari 2008

    • Jam 09.30 - 12.00 WIB

    • Auditorium LIPI

      Gedung Widya Graha Lantai 1

      Jl. Gatot Soebroto No. 10

      Jakarta Selatan 12710

    Informasi

      Lina (021-75915762)

    • Rista (022-7834310)



    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    Anti Plastic Bag Campaign

    500 juta hingga 1 milyar kantong plastik ikonsumsi per tahun.
    1 juta kantong plastik per menit."

    500 tahun agar terdekomposisi secara sempurna."
    dan
    Ratusan hewan laut mati setiap tahun
    akibat memakan sampah plastic karena
    salah memperkirakannya sebagai makanan

    OPEN YOUR EYES
    OUR PLANET NEEDS OUR HELP !!!!!!

    Do you care enough?
    SAVE OUR PLANET, EVEN WHEN WE'RE SHOPPING

    HOW?

    Find out the answer in our events:
    "ANTI PLASTIC BAG CAMPAIGN"


    ITB CAMPAIGN
    5, 6 Februari 2008
    jam 15.00 - 18.00 WIB
    @ Kampus ITB

    Media Kampanye :
    DINDING FAKTA | DINDING PETISI | GUNDUKAN SAMPAH HARAPAN | PAMERAN 1000 PUISI ANAK INDONESIA

    Menampilkan juga :
    d' Cinnamons | Yukie "Pas Band" | Jendela Ide Kids Percussion | The Bambooz
    ADA JUGA GAMES dan HADIAH!!!!!
    ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ........
    COMMUNITY CAMPAIGN
    Sabtu, 9 Februari 2008
    09.00 – muak liat PLASTIK
    @ Jalan Ganeca, Bandung

    || PLASTICPHOBIA ROAD ||
    Rasakan Sensasi Wahana Anti Plastik Kami. Naik Mobil atau Jalan Kaki.Sampai Bosan Lihat Plastik!!!!

    Mau tahu juga isu- isu tentang lingkungan?

    Pameran oleh :
    GSM WALHI JABAR | WWF| Yayasan PELANGI | GREENPEACE | DANA MITRA LINGKUNGAN | GREENERATION INDONESIA | U-GREEN | USAID | CARBON TAX by GREENERS ft. FIREBOLT

    LAUNCHING OUR. NEW.LIMITED. ANTI.PLASTIC. DESIGN.BAG
    Buruan Beli!! TERBATAS!!!

    Contact Persons:
    RANI (0813 2107 6543 / 022-70377957)
    YOSIE (0856 223 4552)

    Presented By:
    Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)

    South to South Film Festival 2008

    Apa South to South Film Festival (StoS)

    “Perubahan iklim adalah masalah lingkungan, hanya pencinta lingkungan yang berkumpul di Bali akhir tahun ini, untuk mengurusnya”, kata seorang perempuan terpelajar bergelar Doctor, pimpinan sebuah lembaga ternama.


    Benarkah masalah perubahan iklim hanya masalah lingkungan? Permukaan air laut naik dan menggenangi kota-kota kelak, adalah masalah lingkungan? Petani kekeringan air atau kebanjiran, akibat musim yang berubah-ubah dan intensitas hujan tinggi, atau suhu yang bertambah panas, adalah urusan pecinta lingkungan?

    Jum'at 25 Januari 2008 Sabtu 26 Januari 2008 Minggu 27 Januari 2008

    NONTON BARENG
    Seri Film Pendek
    “Forest Series”

    Chained to Charcoal (20’)
    Forest Fortune (18’)
    Wildlife’s Worry (21’)


    13.00 – 14.10 Wib
    NONTON BARENG
    “Laut yang Tenggelam”









    13.30 – 15.00 Wib
    NONTON BARENG
    Seri Film Pendek
    “Water Series”

    Fish or Fees (18’)
    Niger, A Life Line (18’)
    Teluk Jakarta Under Pressure (15’)


    14.15 – 15.20 Wib



    15.30 – 16.10 Wib
    NONTON BARENG
    Seri Perubahan Iklim

    The Pampas Unknown Desert (25’)
    Jonathan Brown
    & The Lost Penguin (13’)
    The Fridge (7’)
    The Last Boy Riding (17’)
    Sui Utik (17’)


    15.30 – 16.50 Wib
    BINCANG-BINCANG
    Tema : Vote for Life


    Bersama :
    Mira Lesmana (Filmmaker)
    Siti Maimunah (aktivis lingkungan)
    Nirina Zubir (artis)

    Dipandu oleh : Lisa Boy (Penyiar Female Radio)

    16.10 – 17.40 Wib
    BINCANG-BINTANG
    Tema : We Are Connected


    Bersama :
    Javari Firdaus (Filmmaker)
    Nurhidayati (Greenpeace)
    Miss Indonesia Earth 2007
    M. Abduh Azis (pengamat film)
    Dipandu oleh : Lisa Boy (Penyiar Female Radio)

    16.50 – 18.20 Wib
    Pengumuman Pemenang
    Lomba Poster & Puisi

    19.00 – 19.30 Wib

    MUSIK ASYIK
    TIKA

    Nonton Bareng
    South to South

    Pembukaan & Talkshow
    Mengapa South to South ?

    19.00 – 20.00
    MUSIK ASYIK
    Seven Soul


    17.40 – 18.20 Wib
    NONTON BARENG
    “Too Hot Not To Handle”




    19.30 – 21.00 Wib
    NONTON BARENG
    “Sipakapa Is Not For Sale “


    20.00 – 21.00

    NONTON BARENG
    “Mahua Memoirs”

    19.30 – 21.00 Wib

    Penutupan

    Musik Asyik
    Cozy Street Corner

    21.00 – 21.30 Wib

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Read Users' Comments (0)